Viral! Pemuda China Bikin Papan Terbang Green Goblin, Lintasi Sungai Yangtze

Song Xingyu merancang papan terbang bertenaga listrik dengan bantuan AI setelah prototipe mesin jet pertamanya terbakar.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemuda China Song Xingyu menciptakan papan terbang Green Goblin bertenaga listrik dengan bantuan AI

Pemuda China Song Xingyu menciptakan papan terbang Green Goblin bertenaga listrik dengan bantuan AI

Pemuda China Ciptakan Papan Terbang Green Goblin, Uji Nyali di Sungai Yangtze

Oketrends.com — Seorang kreator konten muda asal China, Song Xingyu, mencuri perhatian lewat inovasi papan terbang futuristik. Ia merancang alat tersebut dengan meniru glider milik Green Goblin dalam film Spider-Man. Menariknya, Song berhasil menerbangkan karyanya melintasi Sungai Yangtze dan ngarai di kampung halamannya. Aksi tersebut memperlihatkan perpaduan kreativitas, teknologi listrik, dan kecerdasan buatan atau AI.

Song Xingyu menggunakan nama Shenqi Ayu di dunia maya. Pemuda dari generasi Z ini meninggalkan bangku sekolah saat berusia 14 tahun. Namun, ia terus mempelajari mekanika, sistem kendali penerbangan, dan kecerdasan buatan secara mandiri. Berbekal pengetahuan tersebut, ia mengembangkan papan terbang yang menyerupai kendaraan Green Goblin.

Prototipe Pertama Terbakar, AI Membantu Perbaikan

Pada tahap awal, Song merancang papan terbang menggunakan lima mesin turbojet mini. Mesin tersebut menghasilkan daya angkat yang cukup untuk mengangkat tiga orang dewasa. Akan tetapi, ia menghadapi masalah serius ketika menjalankan seluruh mesin secara bersamaan. Posisi mesin yang terlalu dekat dan rendah membuat gas buang panas kembali masuk ke saluran udara hingga memicu kebakaran.

Setelah mengalami kegagalan, Song memanfaatkan agen AI untuk menganalisis data pengujian. Sistem tersebut menyarankan penggunaan tenaga listrik sebagai alternatif penggerak. Selanjutnya, ia mengembangkan prototipe kedua dengan mengandalkan sepuluh unit motor listrik brushless. Setiap unit menghasilkan daya dorong lebih dari 30 kilogram, dengan total daya dorong yang diklaim melampaui bobot empat orang dewasa.

Baca Juga :  Buku Langka Dimusnahkan demi AI, Mengapa Praktik Ini Tuai Kontroversi?

Song juga merancang mekanisme kendali yang praktis untuk mengoperasikan papan terbangnya. Ia menempatkan pengatur kecepatan pada sebuah cincin yang terpasang di jarinya. Sementara itu, dua ponsel pintar menjalankan sistem AI untuk membantu menjaga keseimbangan selama penerbangan. Sistem tersebut memberikan arahan melalui perangkat audio yang terhubung ke telinganya.

Latihan Intensif Sebelum Terbang Melintasi Sungai

Menjaga keseimbangan menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan papan terbang tersebut. Song mengalami beberapa kali kecelakaan saat menguji dan mempelajari cara mengendalikan alatnya. Karena itu, ia menjalani latihan selama lebih dari sepuluh hari untuk meningkatkan kemampuan mengendalikan penerbangan. Proses tersebut membantunya mempersiapkan diri sebelum mencoba manuver yang lebih menantang.

Pada libur Hari Nasional China, Oktober 2026, Song menerbangkan papan buatannya melintasi Sungai Yangtze. Ia juga menjelajahi kawasan kampung halamannya sebelum melintasi sebuah ngarai sungai. Aksi tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengembangan alat yang memadukan mekanika dan teknologi modern. Video penerbangannya kemudian menarik perhatian pengguna media sosial, terutama di platform Douyin.

Baca Juga :  Apple Resmi Rilis iOS 27 Public Beta, Fitur AI Makin Canggih

Selesaikan Proyek dalam Dua Bulan

Song mengembangkan papan terbang Green Goblin selama kurang lebih dua bulan. Ia menggabungkan keterampilan mekanika, pemahaman kendali penerbangan, dan pemanfaatan AI dalam proses tersebut. Selain itu, pengalaman dari kegagalan prototipe pertama membantunya mengevaluasi rancangan berikutnya. Perjalanan itu memperlihatkan proses panjang di balik inovasi yang terlihat sederhana dalam sebuah video.

Popularitas karyanya juga terlihat dari jumlah interaksi di media sosial. Video tersebut meraih hampir empat juta tanda suka di Douyin. Meski mendapat banyak perhatian, Song meminta para penggemarnya agar tidak mencoba meniru eksperimen tersebut. Ia juga mengungkapkan keinginan untuk menerbangkan papan buatannya pada ketinggian yang lebih tinggi.

Kisah Song Xingyu menunjukkan bagaimana eksperimen mandiri dapat mendorong pengembangan teknologi yang tidak biasa. Namun, proyek tersebut juga memperlihatkan tantangan teknis dalam merancang kendaraan terbang berukuran kecil. Penggunaan AI membantunya mengevaluasi kegagalan dan memperbaiki sistem kendali. Oketrends.com merangkum kisah inovasi ini sebagai gambaran perpaduan kreativitas, teknologi, dan proses belajar mandiri. (el/*)

Berita Terkait

Pelajar Meksiko Ciptakan Pemadam Api Pakai Gelombang Suara, Raih Emas di Indonesia
Tesla Roadster 2 Diklaim Bisa Terbang, Pendorong Roket Jadi Sorotan
AI Makin Canggih, Ini Dampaknya terhadap Bumi yang Perlu Diketahui
Kenapa Gen Z Suka Scroll tapi Enggan Posting? Ini Fenomenanya
Robot Superman China Makin Gila, Bisa Lari 45,6 Km/Jam dan Lompat 2 Meter
10 Prompt Gemini AI Foto Keluarga Estetik, dari Studio hingga Liburan
Ingin Tinggal di Bawah Laut seperti Bikini Bottom? Startup Ini Siapkan Habitatnya
FF Kipas APKPure Ramai Dicari, Benarkah Bisa Kurangi Lag Free Fire?
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Pelajar Meksiko Ciptakan Pemadam Api Pakai Gelombang Suara, Raih Emas di Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Tesla Roadster 2 Diklaim Bisa Terbang, Pendorong Roket Jadi Sorotan

Sabtu, 26 September 2026 - 08:16 WIB

AI Makin Canggih, Ini Dampaknya terhadap Bumi yang Perlu Diketahui

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Kenapa Gen Z Suka Scroll tapi Enggan Posting? Ini Fenomenanya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Robot Superman China Makin Gila, Bisa Lari 45,6 Km/Jam dan Lompat 2 Meter

Berita Terbaru