Ingin Tinggal di Bawah Laut seperti Bikini Bottom? Startup Ini Siapkan Habitatnya

DEEP mengembangkan Vanguard sebagai habitat bawah laut untuk penelitian dan aktivitas manusia.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

habitat bawah laut Vanguard

habitat bawah laut Vanguard

Oketrends.com – Tinggal di bawah laut seperti Sandy Cheeks dalam SpongeBob SquarePants kini mulai mendekati kenyataan. Startup asal Inggris, DEEP, mengembangkan habitat khusus untuk mendukung aktivitas manusia di lingkungan laut. Karena itu, teknologi tersebut membuka peluang baru bagi penelitian sekaligus eksplorasi bawah laut.

DEEP memperkenalkan habitat bernama Vanguard untuk mendukung berbagai kegiatan manusia di bawah permukaan laut. Selain itu, perusahaan menyiapkan fasilitas tersebut sebagai tempat penelitian bagi ilmuwan dan peneliti. Konsepnya menawarkan ruang kerja sekaligus tempat tinggal dalam satu fasilitas.

DEEP menjalankan proyek Vanguard pada kedalaman sekitar 17 meter di lepas pantai Florida, Amerika Serikat. Namun, fasilitas ini tidak menyerupai hotel bawah laut dengan ruangan luas dan fasilitas mewah. Habitat berbentuk tabung tersebut memiliki ukuran sekitar 10 x 2 meter.

Seperti Apa Habitat Vanguard?

DEEP mengembangkan Vanguard dengan konsep yang menyerupai karavan yang mendapat modifikasi khusus. Habitat tersebut memiliki sejumlah modul untuk memenuhi kebutuhan penghuni selama berada di bawah laut. Karena itu, perusahaan membagi ruang Vanguard berdasarkan fungsi masing-masing.

Ruang utama menyediakan empat tempat tidur susun, sofa, dan dapur untuk kebutuhan penghuni. Sementara itu, ruang lainnya menggabungkan kamar mandi dengan laboratorium untuk mendukung aktivitas penelitian. Selain itu, Vanguard memiliki area kolam renang yang sekaligus berfungsi sebagai ruang selam.

Sebuah pelampung pendukung menyediakan oksigen, listrik, serta jalur komunikasi dengan dunia luar. Berbeda dari beberapa habitat bawah laut lainnya, Vanguard menempel langsung pada dasar laut. Dengan sistem tersebut, pengelola tidak perlu mengangkat seluruh habitat setiap kali mengganti awak.

Baca Juga :  AI Bukan Gelembung, Gema Goeyardi: Revolusi Baru Dimulai

Konsep itu memungkinkan DEEP mengoperasikan Vanguard dalam periode yang lebih panjang. Namun, perusahaan tetap perlu memastikan sistem pendukung bekerja secara konsisten selama manusia tinggal di dalamnya. Faktor keselamatan juga menjadi bagian penting dalam pengembangan habitat tersebut.

Meski terdengar futuristis, habitat bawah laut sebenarnya bukan gagasan baru. Aquarius Reef Base telah menjalankan fungsi serupa jauh sebelum DEEP mengembangkan Vanguard. Laboratorium tersebut berdiri sejak 1986 dan kini masih dioperasikan oleh Florida International University.

DEEP Dorong Penelitian Laut

DEEP tidak hanya ingin membangun tempat tinggal di bawah laut. Perusahaan juga ingin menjadikan Vanguard sebagai fasilitas penelitian untuk mempelajari lingkungan laut secara langsung. Dengan pendekatan tersebut, peneliti dapat melakukan eksperimen tanpa harus terus-menerus kembali ke permukaan.

Director of Scientific Research DEEP, Dawn Kernagis, menjelaskan perjalanan panjang penelitian menggunakan habitat bawah laut. Ia menyampaikan pernyataan tersebut kepada NPR, seperti dikutip Futurism, Senin (10/8/2026).

“Sudah lebih dari 40 tahun sejak kita memiliki habitat bawah laut yang dibangun dan diluncurkan untuk manusia,” kata Dawn Kernagis.

“Kami benar-benar membangun ini di atas pundak para raksasa yang telah melakukan penelitian ini,” sambungnya.

Selain membangun habitat, DEEP juga menawarkan dukungan finansial bagi peneliti. Perusahaan menyediakan hibah hingga USD 50.000 atau sekitar Rp890 juta untuk mendukung eksperimen tertentu.

Saat ini, DEEP mencari peneliti yang fokus pada restorasi terumbu karang serta kolaborasi manusia-mesin. Dengan demikian, perusahaan berharap Vanguard dapat membantu penelitian melalui pengalaman langsung di lingkungan bawah laut.

Baca Juga :  Polres Kerinci Bangun Fasilitas Air Bersih untuk Warga Sungai Jernih

Peneliti Bisa Tinggal Lima Hari

Menurut informasi di situs DEEP, peneliti dapat mengajukan proposal untuk menggunakan fasilitas Vanguard. Setiap tim dapat beranggotakan maksimal dua orang untuk menjalankan penelitian tersebut.

DEEP kemudian memilih tim berdasarkan persyaratan serta kebutuhan penelitian yang mereka ajukan. Peneliti terpilih mendapat kesempatan tinggal di bawah laut selama lima hari. Namun, setiap peserta wajib mengikuti pelatihan selama dua minggu sebelum memulai kegiatan.

Pelatihan tersebut membantu peserta memahami prosedur keselamatan dan aktivitas kerja di lingkungan bawah laut. Selain itu, peserta perlu memahami cara menggunakan fasilitas serta menghadapi kondisi yang berbeda dari kehidupan di permukaan. Dengan persiapan tersebut, DEEP ingin mengurangi risiko selama penelitian berlangsung.

Pengembangan Vanguard menunjukkan bagaimana teknologi dapat memperluas cara manusia mempelajari lautan. Selain itu, habitat semacam ini memungkinkan peneliti mengamati ekosistem dalam lingkungan aslinya. Jika pengembangannya berjalan sesuai rencana, Vanguard dapat membuka peluang baru bagi penelitian laut.

Bagi penggemar SpongeBob SquarePants, konsep tersebut tentu mengingatkan pada Sandy Cheeks. Namun, Vanguard memiliki tujuan yang jauh lebih serius daripada sekadar mewujudkan kehidupan ala Bikini Bottom. Habitat ini terutama bertujuan mendukung penelitian dan aktivitas manusia di bawah laut.

Pada akhirnya, Vanguard menunjukkan bahwa gagasan hidup di bawah laut perlahan bergerak dari fiksi menuju eksperimen nyata. (ell/*)

Berita Terkait

Robot Superman China Makin Gila, Bisa Lari 45,6 Km/Jam dan Lompat 2 Meter
10 Prompt Gemini AI Foto Keluarga Estetik, dari Studio hingga Liburan
FF Kipas APKPure Ramai Dicari, Benarkah Bisa Kurangi Lag Free Fire?
Buku Langka Dimusnahkan demi AI, Mengapa Praktik Ini Tuai Kontroversi?
Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Naik, Bisa Tembus Rp24 Juta
Kode Redeem Mobile Legends 26 Juli 2026 Terbaru, Klaim Diamond Gratis
Fantasy Space Xi’an, Wisata Indoor Futuristik yang Lagi Hits
Cara Live Streaming TikTok Lebih Interaktif & Cuan!
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Robot Superman China Makin Gila, Bisa Lari 45,6 Km/Jam dan Lompat 2 Meter

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:39 WIB

10 Prompt Gemini AI Foto Keluarga Estetik, dari Studio hingga Liburan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Ingin Tinggal di Bawah Laut seperti Bikini Bottom? Startup Ini Siapkan Habitatnya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:00 WIB

FF Kipas APKPure Ramai Dicari, Benarkah Bisa Kurangi Lag Free Fire?

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Buku Langka Dimusnahkan demi AI, Mengapa Praktik Ini Tuai Kontroversi?

Berita Terbaru