Qatar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026 Usai Tahan Swiss

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

atar mencatat sejarah dengan meraih poin pertama di Piala Dunia setelah menahan Swiss 1-1. Mahmud Abunada tampil gemilang di bawah mistar.

atar mencatat sejarah dengan meraih poin pertama di Piala Dunia setelah menahan Swiss 1-1. Mahmud Abunada tampil gemilang di bawah mistar.

oketrends.com – Qatar berhasil mencatatkan tonggak penting dalam sejarah sepak bolanya setelah meraih poin pertama di ajang Piala Dunia. Hasil tersebut di dapat usai menahan imbang Swiss dengan skor 1-1 pada pertandingan perdana Grup B Piala Dunia 2026.

Laga Qatar kontra Swiss berlangsung di Levi’s Stadium, Santa Clara, Minggu (14/6/2026) dini hari WIB. Pertandingan berjalan ketat hingga peluit panjang di bunyikan dengan kedudukan sama kuat.

Swiss Unggul Lebih Dulu

Swiss sempat berada di atas angin setelah Breel Embolo sukses menuntaskan tugasnya dari titik penalti pada babak pertama. Gol tersebut membuat tim Eropa itu menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Qatar berupaya meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time ketika Boualem Khoukhi berhasil mencetak gol penyama kedudukan.

Gol dramatis itu sekaligus menggagalkan kemenangan Swiss dan memastikan Qatar membawa pulang satu poin berharga dari laga pembuka.

Baca Juga :  Razia Pajak Kerinci Temukan Mobil Dinas PUPR Sungai Penuh Tunggak Lima Tahun

Poin Perdana Qatar di Panggung Dunia

Hasil imbang melawan Swiss memiliki makna lebih dari sekadar tambahan satu angka di klasemen. Bagi Qatar, raihan tersebut menjadi poin pertama mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di putaran final Piala Dunia.

Pada edisi 2022 lalu, ketika tampil sebagai tuan rumah, Qatar harus menelan tiga kekalahan beruntun dalam debutnya di kompetisi sepak bola terbesar dunia. Karena itu, hasil melawan Swiss menjadi pencapaian bersejarah bagi The Maroon One.

Selain meningkatkan kepercayaan diri tim, capaian ini juga menunjukkan perkembangan Qatar dalam bersaing di level tertinggi sepak bola internasional.

Mahmud Abunada Jadi Tembok Kokoh Qatar

Keberhasilan Qatar mengamankan satu poin tidak terlepas dari penampilan impresif Mahmud Abunada di bawah mistar gawang. Kiper Al Rayyan tersebut tampil solid sepanjang pertandingan dan menjadi salah satu faktor utama yang menggagalkan kemenangan Swiss.

Baca Juga :  Hasil Prancis vs Spanyol: La Roja ke Final Piala Dunia 2026

Swiss tercatat melepaskan tujuh tembakan tepat sasaran. Namun, Abunada mampu melakukan sedikitnya empat penyelamatan krusial yang menjaga peluang Qatar tetap hidup hingga akhir laga.

Tak hanya sigap menghalau peluang dari permainan terbuka, Abunada juga tampil meyakinkan saat mengantisipasi bola-bola udara yang menjadi salah satu senjata utama Swiss.

Persaingan Grup B Masih Terbuka

Hasil imbang Qatar dan Swiss membuat persaingan di Grup B berlangsung sangat ketat sejak laga pertama. Seluruh peserta grup kini sama-sama mengoleksi satu poin.

Sebelumnya, Kanada dan Bosnia juga bermain imbang 1-1. Situasi tersebut membuat belum ada tim yang mampu mengambil keuntungan di klasemen sementara.

Dengan seluruh kontestan memiliki jumlah poin yang sama, pertandingan berikutnya di pastikan akan menjadi penentu penting dalam perebutan tiket menuju fase gugur Piala Dunia 2026.  (ell/nya)

Penulis : ell

Editor : ell

Sumber Berita: detik sport

Berita Terkait

Maeurn Smiles, Model OnlyFans yang Berjuang Bangun Sekolah di Kampung Halaman
Bos Sushi Jepang Ini Disebut Bantu Bajak Laut Somalia Beralih Menjadi Nelayan Tuna
Sungai Eropa Makin Dangkal, Danube Pecahkan Rekor Permukaan Air
Ethel Caterham Genap 117 Tahun, Jadi Orang Tertua di Dunia
Perempuan Dunia Berkumpul di Korea Selatan, Bahas Peran Strategis dalam Perdamaian Global
Presiden Prabowo Hadiri Hari Kedua KTT BRICS 2026 di India
Gurun Mesir Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Ungkap Kehidupan Puluhan Juta Tahun Lalu
Benua Australia Bergerak Cepat, Benarkah Lempeng Indo-Australia Mulai Terbelah?
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Maeurn Smiles, Model OnlyFans yang Berjuang Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:25 WIB

Bos Sushi Jepang Ini Disebut Bantu Bajak Laut Somalia Beralih Menjadi Nelayan Tuna

Senin, 21 September 2026 - 14:20 WIB

Sungai Eropa Makin Dangkal, Danube Pecahkan Rekor Permukaan Air

Sabtu, 19 September 2026 - 18:33 WIB

Ethel Caterham Genap 117 Tahun, Jadi Orang Tertua di Dunia

Sabtu, 19 September 2026 - 16:33 WIB

Perempuan Dunia Berkumpul di Korea Selatan, Bahas Peran Strategis dalam Perdamaian Global

Berita Terbaru