Wako Alfin Hadiri Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Kenduri Sko 2026 Meriah, Wako Alfin Tekankan Pelestarian Budaya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh 2026

Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh 2026

SUNGAI PENUH, OKETRENDS.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menghadiri Pergelaran Seni Budaya Luhah Rio Mangku Bumi. Acara ini merupakan bagian dari Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh 2026.. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi ajang pelestarian adat sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat di tengah perkembangan zaman.

Acara ini mengusung tema “Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab”. Kegiatan tersebut dihadiri tokoh adat, tokoh masyarakat, ninik mamak, dan warga setempat.

Kenduri Sko Jadi Momentum Menjaga Warisan Leluhur

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengapresiasi panitia, lembaga adat, tokoh adat, dan masyarakat. Mereka dinilai konsisten menjaga warisan budaya para leluhur.

Menurutnya, Kenduri Sko bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Tradisi ini juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan masyarakat, serta menanamkan nilai-nilai adat kepada generasi muda.

Baca Juga :  Razia Pajak Kerinci Temukan Mobil Dinas PUPR Sungai Penuh Tunggak Lima Tahun

“Kenduri Sko bukan hanya tradisi, tetapi juga sarana memperkokoh kebersamaan dan menjaga jati diri masyarakat Sungai Penuh,” ujarnya.

Pembangunan Harus Sejalan dengan Pelestarian Budaya

Wali Kota Alfin menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur semata. Menurutnya, pembangunan karakter masyarakat dan pelestarian budaya juga memiliki peran penting dalam menciptakan peradaban yang berkelanjutan.

“Membangun bukan hanya fisik, tetapi juga membangun manusia, budaya, dan peradaban yang berkelanjutan,” tegas Alfin.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus mendukung pelestarian adat istiadat. Upaya ini penting untuk memperkuat identitas daerah.

Beragam Kesenian Tradisional Tampil Memukau

Malam pergelaran budaya semakin semarak dengan penampilan berbagai kesenian tradisional yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan tamu undangan.

Sejumlah atraksi budaya yang di tampilkan antara lain seni bela diri tradisional Pencak Silat, Tari Iyo, Tari Rangguk, Tari Sekapur Sirih, hingga Tari Asoak. Setiap pertunjukan menggambarkan kekayaan budaya serta kearifan lokal masyarakat Enam Luhah Sungai Penuh yang masih terjaga hingga saat ini.

Baca Juga :  BBM B50 Berlaku Juli 2026, Pakar Nilai Kurangi Impor Energi

Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda agar lebih mengenal akar tradisi daerahnya.

Budaya Tetap Hidup di Tengah Perkembangan Zaman

Pergelaran Seni Budaya Kenduri Sko 2026 menjadi bukti bahwa adat dan tradisi masyarakat Sungai Penuh tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.

Melalui kegiatan seperti ini, rasa cinta terhadap budaya lokal di harapkan semakin tumbuh di kalangan masyarakat. Selain itu, komitmen bersama untuk menjaga dan mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi mendatang juga semakin kuat, sehingga warisan leluhur tetap lestari sepanjang waktu.

Berita Terkait

Sejarah Kerinci: Jejak Depati Parbo, Adat Leluhur, dan Aksara Incung
Enam Atlet Jambi Perkuat Indonesia di Asian Games 2026, Ini Daftar Lengkapnya
Dinkes Kerinci Bawa Proposal RSUD ke Kemenkes, Perjuangkan Dukungan Fasilitas dan Operasional
Edminuddin Soroti Pemerataan Program Pemprov Jambi untuk Kerinci dan Sungai Penuh
Afuan Soroti Program Pro Jambi, Beasiswa Diminta Terus Ditingkatkan
Razia Pajak Kerinci Temukan Mobil Dinas PUPR Sungai Penuh Tunggak Lima Tahun
10.000 Masker Dibagikan di Sungai Penuh, RRI dan SMSI Soroti Kabut Asap
Kabar Gembira! 196 CPNS Sungai Penuh Segera Terima SK Pengangkatan
Berita ini 20 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Sejarah Kerinci: Jejak Depati Parbo, Adat Leluhur, dan Aksara Incung

Selasa, 22 September 2026 - 14:43 WIB

Enam Atlet Jambi Perkuat Indonesia di Asian Games 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Jumat, 18 September 2026 - 10:45 WIB

Dinkes Kerinci Bawa Proposal RSUD ke Kemenkes, Perjuangkan Dukungan Fasilitas dan Operasional

Minggu, 13 September 2026 - 21:29 WIB

Edminuddin Soroti Pemerataan Program Pemprov Jambi untuk Kerinci dan Sungai Penuh

Minggu, 13 September 2026 - 20:52 WIB

Afuan Soroti Program Pro Jambi, Beasiswa Diminta Terus Ditingkatkan

Berita Terbaru