OKETRENDS.COM – Manfaat chia seed untuk diet membuat biji-bijian mungil ini semakin populer di kalangan orang yang ingin hidup lebih sehat. Selain membantu program penurunan berat badan, chia seed juga dapat mendukung pola makan bagi penderita diabetes maupun kolesterol tinggi berkat kandungan nutrisinya yang melimpah.
Tak heran jika chia seed sering masuk dalam daftar superfood. Meski ukurannya kecil, kandungan protein, serat, lemak sehat, hingga omega-3 di dalamnya mampu memberikan banyak manfaat bagi tubuh ketika di konsumsi dengan cara yang tepat.
Kandungan Nutrisi Chia Seed
Chia seed berasal dari tanaman chia dan di kenal sebagai salah satu superfood karena kaya nutrisi. Dalam 28 gram atau sekitar dua sendok makan, chia seed mengandung sekitar 138 kalori.
Berikut kandungan gizinya:
- Protein: 4,7 gram
- Karbohidrat: 11,9 gram
- Gula: 0 gram
- Serat: 9,8 gram
- Lemak total: 8,7 gram
- Lemak jenuh: 0,9 gram
- Lemak tak jenuh tunggal: 0,7 gram
- Lemak tak jenuh ganda: 6,7 gram
- Asam lemak omega-3: 5 gram
- Asam lemak omega-6: 1,7 gram
Kombinasi serat tinggi, tanpa gula, dan kalori yang relatif rendah menjadi alasan utama chia seed sering di rekomendasikan sebagai bagian dari menu diet.
-
Rendah Kalori, Cocok untuk Defisit Kalori
Salah satu kunci sukses menurunkan berat badan adalah menerapkan defisit kalori, yaitu ketika jumlah kalori yang di konsumsi lebih sedikit di bandingkan kalori yang di bakar tubuh.
Chia seed termasuk makanan rendah kalori sehingga dapat menjadi pilihan camilan atau pelengkap makanan tanpa membuat asupan energi berlebihan.
-
Membuat Kenyang Lebih Lama
Keunggulan lain dari chia seed adalah kandungan seratnya yang sangat tinggi. Dalam dua sendok makan saja, terdapat sekitar 10 gram serat, atau setara dengan sekitar 40 persen kebutuhan serat harian.
Serat membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Kondisi ini dapat mengurangi keinginan untuk ngemil sekaligus membantu mengontrol asupan kalori sepanjang hari.
-
Menjadi Sumber Energi Saat Diet
Mengurangi kalori sering kali membuat tubuh terasa lebih lemas. Chia seed dapat membantu memenuhi kebutuhan energi karena mengandung protein dan asam amino yang di butuhkan tubuh.
Dengan asupan nutrisi yang seimbang, tubuh tetap memiliki energi untuk menjalani aktivitas harian maupun berolahraga selama program diet berlangsung.
-
Membantu Menjaga Kadar Gula Darah
Bagi orang yang menjalani diet untuk mengontrol diabetes, chia seed juga bisa menjadi pilihan makanan pendamping.
Biji chia tidak mengandung gula, tetapi kaya serat yang dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Selain itu, kandungan proteinnya turut berperan dalam mendukung pengendalian gula darah.
-
Mendukung Penurunan Kolesterol
Tak hanya baik untuk diet penurunan berat badan, chia seed juga berpotensi membantu orang yang sedang mengatur pola makan karena kolesterol tinggi.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan serat dalam chia seed dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), sekaligus menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida.
Cara Mengolah Chia Seed untuk Menu Diet
Mengolah chia seed cukup praktis. Salah satu menu favorit banyak orang adalah chia seed pudding.
Caranya, campurkan dua sendok makan chia seed dengan setengah cangkir susu sesuai selera, seperti susu sapi, susu kedelai, oat, atau almond. Aduk hingga rata, lalu simpan di dalam kulkas minimal tiga jam atau semalaman hingga teksturnya berubah menjadi puding.
Agar lebih nikmat dan bernutrisi, tambahkan potongan buah segar atau kacang-kacangan saat disajikan.
Selain di jadikan puding, chia seed juga mudah di padukan dengan berbagai menu lain, seperti:
- Smoothies
- Oatmeal
- Salad
- Yogurt tanpa rasa
- Sup
- Muffin
- Roti
- Kue kering buatan sendiri
Jangan Konsumsi Chia Seed Sembarangan
Meski kaya manfaat, konsumsi chia seed tetap perlu di perhatikan. Kandungan serat yang terlalu tinggi dapat memicu gangguan pencernaan jika di konsumsi secara berlebihan.
Selain itu, hindari mengonsumsi chia seed dalam kondisi kering lalu langsung meminum air. Biji chia dapat mengembang di kerongkongan sehingga meningkatkan risiko tersedak atau menyumbat saluran napas.
Karena itu, pastikan chia seed sudah di rendam atau di campurkan ke dalam makanan maupun minuman sebelum di konsumsi.
Hingga saat ini belum ada batas konsumsi yang benar-benar baku. Namun, mengonsumsi tidak lebih dari 50 gram atau sekitar lima sendok makan per hari umumnya sudah cukup untuk membantu memenuhi sebagian besar kebutuhan serat harian.
Konsultasikan Pola Diet dengan Ahli Gizi
Chia seed memang bisa menjadi pelengkap pola makan sehat. Namun, hasil diet tetap di pengaruhi oleh keseimbangan asupan nutrisi, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan masing-masing orang.
Jika ingin menyusun pola makan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh atau memiliki kondisi medis tertentu seperti diabetes maupun kolesterol tinggi, konsultasikan dengan dokter spesialis gizi agar program diet berjalan lebih optimal dan aman. (ell/eh)











Komentar