Sakral! Luhah Rio Jayo Sungai Penuh Gelar Ritual Penurunan Benda Pusako

Lestarikan Tradisi, Luhah Rio Jayo Sungai Penuh Gelar Ritual Cuci Benda Pusako di Kenduri Sko

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

benda pusako luhah rio jayo sungai penuh

benda pusako luhah rio jayo sungai penuh

OKETRENDS.COM, SUNGAI PENUH – Kenduri Sko (atau Kenduri Pusako) adalah tradisi adat sakral dan pesta syukuran masyarakat Suku Kerinci di Provinsi Jambi. Ritual ini berpusat pada pengukuhan gelar perangkat adat (pemangku adat) serta pembersihan benda-benda pusaka warisan leluhur.

Luhah Rio Jayo Sungai Penuh menurunkan dan membersihkan benda pusaka yang tersimpan di Rumah Gedang Rio Jayo. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh. Prosesi tersebut juga melibatkan masyarakat Rio Jayo.. Acara Kenduri Sko 6 Luhah (Enam Luhah) mencakup gabungan dari wilayah adat tradisional tersebut.

Skema Prosesi Utama Kenduri Sko 

  • Pengukuhan Gelar: Upacara adat untuk melantik atau menetapkan pemangku adat yang baru, seperti depati, ninik mamak, dan perangkat adat lainnya.
  • Penurunan dan Pembersihan Pusaka: Ritual sakral mencuci dan membersihkan benda-benda pusaka peninggalan nenek moyang. Di wilayah tertentu, seperti Tanjung Tanah, ritual ini juga mencakup pemandian Naskah Undang-Undang Tanjung Tanah. Naskah tersebut di kenal sebagai naskah Melayu tertua di dunia.
  • Pesta Rakyat: Perayaan bersama yang melibatkan pemotongan kerbau, doa bersama, perarakan adat, pertunjukan kesenian tradisional seperti tari dan pencak silat, serta hiburan rakyat.
Baca Juga :  Gerhana Matahari Total 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Faktanya

Edukasi Asal-Usul dan Buka Pintu Buat Peneliti

Luhah Rio Jayo Sungai Penuh menurunkan dan membersihkan benda pusaka yang tersimpan di Rumah Gedang Rio Jayo. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh. Prosesi tersebut juga melibatkan masyarakat Rio Jayo.

Hal tersebut di jelaskan Ninik Mamak Rio Jayo, Rio Anshori. Di katakannya, rangkaian kegiatan penurunan benda pusaka telah di laksanakan pada Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut melibatkan Rio Jayo dari tiga buah perut. Para tengganai di Luhah Rio Jayo juga ikut berpartisipasi, jelas Rio Anshori, Kamis (2/7/2026).

“Sesuai kebiasaan nenek moyang, penurunan benda pusaka ini melibatkan Rio Jayo dari tiga buah perut. Prosesi ini juga diikuti Depati dari tiga buah perut, dunsanak batino dari tiga buah perut, serta para tengganai di Luhah Rio Jayo.

Selanjutnya, penyucian benda pusaka akan dilaksanakan pada Kamis sore (2/7/2026). Kegiatan ini melibatkan seluruh komponen masyarakat di Luhah Rio Jayo.”

“Insya Allah, sore ini kami melaksanakan penyucian benda pusaka. Kegiatan ini melibatkan seluruh komponen di Luhah Rio Jayo,” kata Rio Anshori.

Baca Juga :  Polres Kerinci dan Kejari Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Di rencanakan, tambah Rio Anshori, sore ini setelah penyucian benda pusaka akan di lanjutkan dengan penjelasan mengenai benda-benda pusaka yang terdapat di Luhah Rio Jayo.

“Nanti juga akan di jelaskan mengenai benda pusaka tersebut, jadi kami membuka diri bagi masyarakat, ilmuan ingin melakukan penelitian untuk mengkaji benda pusaka yang terdapat di Luhah Rio Jayo,” himbau Rio Anshori.

Harapan untuk Masyarakat terutama Generasi Muda

Ia berharap seluruh masyarakat, khususnya warga Rio Jayo, dapat hadir pada sore hari ini. Kehadiran masyarakat di harapkan untuk menyaksikan sekaligus mendengarkan penjelasan mengenai asal usul dan berbagai benda pusaka Rio Jayo.

“Kami berharap seluruh masyarakat bisa hadir di Luhah Rio Jayo sore ini. Mari bersama-sama menyaksikan dan mendengarkan penjelasan mengenai benda pusaka Rio Jayo,” tutupnya. (ell/wd)

Berita Terkait

Polres Kerinci dan Kejari Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Polda Jambi Bongkar Pembobolan Bank Jambi Rp144,82 Miliar
Bikin Bangga! Davin dan Gibran dari Kerinci Siap Gebrak Panggung Sepak Bola Nasional
Wako Alfin dan Bupati Monadi Dukung Penyatuan Lembaga Adat Kerinci
Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Diawali Ritual Nyerau dan Mendingin Negroi
Wawako Sungai Penuh Lepas Finalis Bintang Sobat SMP 2026
Gebrakan TP PKK Jambi: 30 Menit Bisa Baca Al-Qur’an
PT KMH Gelar Khitan Massal Gratis untuk 50Anak Kerinci
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:00 WIB

Polres Kerinci dan Kejari Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:53 WIB

Polda Jambi Bongkar Pembobolan Bank Jambi Rp144,82 Miliar

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:00 WIB

Bikin Bangga! Davin dan Gibran dari Kerinci Siap Gebrak Panggung Sepak Bola Nasional

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:00 WIB

Wako Alfin dan Bupati Monadi Dukung Penyatuan Lembaga Adat Kerinci

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Diawali Ritual Nyerau dan Mendingin Negroi

Berita Terbaru

3 FILM KOREA
YANG BIKIN BAPER

Lifestyle

3 Film Korea Romantis Terbaik, Temani Akhir Pekanmu

Rabu, 29 Jul 2026 - 23:30 WIB

Modus baru pembobolan M-Banking

Edukasi

Modus Baru Pembobolan M-Banking, Begini Cara Mencegahnya

Rabu, 29 Jul 2026 - 21:58 WIB