Dicurangi Wasit? Pelatih Mesir Sebut Piala Dunia 2026 Disetting Demi Messi dan Argentina

Hossam Hassan Semprot FIFA Usai Mesir Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatih Mesir tuding FIFA lindungi Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Pelatih Mesir tuding FIFA lindungi Lionel Messi di Piala Dunia 2026

OKETRENDS.COM, ATLANTA – Pelatih Mesir tuding FIFA lindungi Lionel Messi di Piala Dunia 2026 setelah timnya kalah dramatis 2-3 dari Argentina pada babak 16 besar. Hossam Hassan menilai sejumlah keputusan pertandingan merugikan Mesir dan membuat juara bertahan melaju ke perempat final.

Laga di Stadion Atlanta berlangsung sengit. Mesir sempat unggul dua gol, tetapi Argentina bangkit dan membalikkan keadaan hingga memastikan kemenangan pada menit-menit akhir.

Hossam Hassan Sebut Mesir Di rugikan

Hossam Hassan mengaku kecewa dengan kepemimpinan pertandingan. Menurutnya, Mesir menjadi korban dari sejumlah keputusan yang di nilai tidak adil.

“Saya tidak ingin berbasa-basi dan bicara soal keberuntungan yang buruk. Kami telah di curangi secara tidak adil hari ini; kami telah menderita ketidakadilan,” ujar Hossam Hassan dalam konferensi pers, seperti di kutip dari Al Jazeera.

Kemarahan pelatih Mesir bermula saat gol Mostafa Zico di anulir setelah wasit menerima rekomendasi Video Assistant Referee (VAR). VAR menilai terjadi pelanggaran terhadap Lisandro Martinez pada awal proses serangan.

Baca Juga :  Nenek 97 Tahun Pecahkan Rekor Wing Walking Dunia, Masih Berani Terbang

Meski Zico akhirnya kembali mencetak gol pada babak kedua, Argentina berhasil mengejar ketertinggalan melalui gol Cristian Romero dan Lionel Messi.

Penalti yang Tak Diberikan Jadi Sorotan

Kontroversi belum berhenti setelah Argentina menyamakan skor. Menurut Hossam Hassan, timnya layak mendapat hadiah penalti sebelum Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

Ia menilai Alexis Mac Allister menarik jersey Hamdy Fathy di dalam kotak penalti. Namun, pelanggaran tersebut tidak berujung hadiah penalti bagi Mesir.

Keputusan itu semakin memicu protes dari kubu Mesir. Mereka merasa momen penting tersebut berpengaruh terhadap hasil akhir pertandingan.

Sindiran Pedas untuk FIFA dan Lionel Messi

Hossam Hassan juga melontarkan kritik keras terhadap FIFA. Ia mempertanyakan komitmen terhadap prinsip fair play dalam pertandingan tersebut.

Baca Juga :  Perempuan Dunia Berkumpul di Korea Selatan, Bahas Peran Strategis dalam Perdamaian Global

“Kami belum melihat rasa hormat atau permainan yang adil (fair play), benar-benar tidak ada rasa hormat atau permainan yang adil di sini,” katanya.

Pelatih berpengalaman itu bahkan menyindir adanya keinginan agar Argentina dan Lionel Messi tetap bertahan di Piala Dunia 2026.

“Mungkin mereka ingin mempertahankan juara dunia di kompetisi ini, mungkin mereka ingin Messi tetap ikut serta dalam persaingan,” ujar Hossam Hassan kepada BeIN Sports.

Argentina Lolos, Mesir Angkat Koper

Kemenangan 3-2 membawa Argentina melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Sebaliknya, Mesir harus mengakhiri perjalanan mereka meski sempat tampil impresif dan unggul dua gol lebih dulu.

Pernyataan Hossam Hassan seusai laga pun langsung memicu perdebatan di kalangan pencinta sepak bola. Sorotan tidak hanya tertuju pada hasil pertandingan, tetapi juga pada keputusan-keputusan penting yang di ambil sepanjang laga. (ell/arf)

Berita Terkait

Maeurn Smiles, Model OnlyFans yang Berjuang Bangun Sekolah di Kampung Halaman
Bos Sushi Jepang Ini Disebut Bantu Bajak Laut Somalia Beralih Menjadi Nelayan Tuna
Sungai Eropa Makin Dangkal, Danube Pecahkan Rekor Permukaan Air
Ethel Caterham Genap 117 Tahun, Jadi Orang Tertua di Dunia
Perempuan Dunia Berkumpul di Korea Selatan, Bahas Peran Strategis dalam Perdamaian Global
Presiden Prabowo Hadiri Hari Kedua KTT BRICS 2026 di India
Gurun Mesir Pernah Jadi Laut, Fosil Hiu Ungkap Kehidupan Puluhan Juta Tahun Lalu
Benua Australia Bergerak Cepat, Benarkah Lempeng Indo-Australia Mulai Terbelah?
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Maeurn Smiles, Model OnlyFans yang Berjuang Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:25 WIB

Bos Sushi Jepang Ini Disebut Bantu Bajak Laut Somalia Beralih Menjadi Nelayan Tuna

Senin, 21 September 2026 - 14:20 WIB

Sungai Eropa Makin Dangkal, Danube Pecahkan Rekor Permukaan Air

Sabtu, 19 September 2026 - 18:33 WIB

Ethel Caterham Genap 117 Tahun, Jadi Orang Tertua di Dunia

Sabtu, 19 September 2026 - 16:33 WIB

Perempuan Dunia Berkumpul di Korea Selatan, Bahas Peran Strategis dalam Perdamaian Global

Berita Terbaru