OKETRENDS.COM, SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menghadiri rapat koordinasi (Rakor) strategi penanggulangan geng motor yang di gelar secara virtual di Aula Polres Kerinci, Rabu (8/7). Kehadiran Azhar menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperkuat upaya pencegahan aksi geng motor di Provinsi Jambi.
Rakor tersebut juga di rangkai dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai langkah mempererat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, perguruan tinggi, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.
Dipimpin Gubernur dan Kapolda Jambi
Kegiatan di buka oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H. Sementara jalannya rapat di pimpin Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H.
Turut mengikuti kegiatan secara virtual unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Rektor Universitas Jambi (Unja), Rektor UIN, alim ulama, serta tokoh masyarakat dari berbagai daerah di Jambi.
Perkuat Pencegahan Geng Motor
Dalam Rakor tersebut, peserta membahas berbagai strategi untuk menekan aksi geng motor yang belakangan menjadi perhatian di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi.
Fokus pembahasan di arahkan pada penguatan edukasi kepada masyarakat, peningkatan koordinasi antarinstansi, serta langkah pencegahan sejak dini terhadap kenakalan remaja yang berpotensi memicu kriminalitas jalanan.
Komitmen Pemkot Sungai Penuh
Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman serta kondusif.
Komitmen itu di wujudkan melalui kolaborasi dengan kepolisian dan berbagai pihak terkait. Selain menegakkan hukum, pemerintah juga mengedepankan pendekatan edukatif. Langkah ini bertujuan mencegah generasi muda terlibat geng motor maupun tindak kriminal lainnya.
Sinergi Jadi Kunci
Melalui Rakor ini, seluruh pihak sepakat memperkuat sinergi dalam menghadapi potensi gangguan keamanan di daerah.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat terus di perkuat. Langkah ini di harapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman serta menekan kenakalan remaja di Provinsi Jambi. (ell)











Komentar