Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Diawali Ritual Nyerau dan Mendingin Negroi

Prosesi adat diawali permohonan izin kepada pemangku adat sebelum ritual Mendingin Negroi digelar sebagai simbol kesejukan, persatuan, dan keselamatan masyarakat.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik

OKETRENDS.COM, KERINCI – Sebuah tradisi turun-temurun untuk mengundang sekaligus menyeru seluruh masyarakat agar hadir dalam pelaksanaan Kenduri Sko yang akan di gelar pada Minggu, 5 Juli 2026. Suara seruan para depati, ninik mamak, dan anak jantan menggema dari satu sudut kampung ke sudut lainnya di Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Kabupaten Kerinci, Jumat (3/7/2026). Mereka berjalan bersama menyusuri jalan-jalan desa dalam sebuah prosesi adat yang di kenal sebagai Nyerau.

Prosesi Nyerau Bukan Sekadar Menyampaikan Undangan

Seruan adat atau Nyerau, memiliki makna yang jauh lebih dalam. Melalui petuah yang di sampaikan secara langsung, para pemangku adat mengingatkan seluruh masyarakat agar menghormati dan mengikuti rangkaian Kenduri Sko. Selama prosesi adat berlangsung, warga di imbau tidak melaksanakan kegiatan lain sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur. Dengan langkah yang tertib dan penuh khidmat, rombongan pemangku adat kemudian berkeliling ke setiap sudut Lima Desa Tanjung Pauh Mudik. Kehadiran mereka menjadi penanda bahwa pesta adat terbesar masyarakat setempat segera di mulai. Tradisi ini juga memperlihatkan kuatnya ikatan antara pemimpin adat dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya Kerinci.

Baca Juga :  Cara Orang Kaya Memilih Les Anak untuk Masa Depan

Prosesi Mendingin Negroi atau Mendinginkan Negeri

Ritual sakral ini berlangsung setelah Salat Jumat, Jumat (3/7/2026), sebagai doa bersama agar seluruh rangkaian Kenduri Sko terlaksana dengan aman, damai, dan mendapat keberkahan. Tidak hanya Nyerau, rangkaian persiapan Kenduri Sko juga di isi dengan prosesi Mendingin Negroi atau mendinginkan negeri.  Dalam prosesi tersebut, anak betino terlebih dahulu memohon izin kepada para pemangku adat. Mereka meminta restu kepada Depati Anum, Rio Perang, serta ninik mamak lainnya untuk melaksanakan ritual mendinginkan negeri. Setelah izin di berikan, ritual penyiraman air pun di mulai. Air tersebut telah di campur dengan berbagai tumbuhan pilihan yang secara turun-temurun di percaya membawa kesejukan, kedamaian, dan keselamatan bagi negeri serta seluruh masyarakat.

Bagi masyarakat Kerinci, ritual tersebut bukan sekadar simbol

Baca Juga :  Messi Hattrick, Argentina Libas Aljazair 3-0

Prosesi itu mencerminkan harapan agar segala bentuk perselisihan, marabahaya, maupun hal-hal yang dapat mengganggu pelaksanaan Kenduri Sko dapat di jauhkan. Sebaliknya, kedamaian, persatuan, dan keberkahan di harapkan menyertai seluruh rangkaian adat.

Puncak seluruh prosesi akan berlangsung pada Minggu, 5 Juli 2026

Ribuan masyarakat diperkirakan menghadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik. Tradisi adat ini menjadi ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, hasil panen yang melimpah, serta kehidupan yang makmur dan sentosa. Kenduri Sko bukan sekadar pesta adat. Tradisi ini juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan memperkokoh identitas budaya. Selain itu, Kenduri Sko menjadi sarana mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi muda. Di tengah perkembangan zaman, masyarakat Lima Desa Tanjung Pauh Mudik terus menjaga tradisi tersebut. Upaya itu dilakukan agar Kenduri Sko tetap hidup sebagai warisan budaya yang sarat makna sekaligus menjadi kebanggaan Kabupaten Kerinci.

Berita Terkait

Polres Kerinci dan Kejari Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Polda Jambi Bongkar Pembobolan Bank Jambi Rp144,82 Miliar
Bikin Bangga! Davin dan Gibran dari Kerinci Siap Gebrak Panggung Sepak Bola Nasional
Wako Alfin dan Bupati Monadi Dukung Penyatuan Lembaga Adat Kerinci
Wawako Sungai Penuh Lepas Finalis Bintang Sobat SMP 2026
Gebrakan TP PKK Jambi: 30 Menit Bisa Baca Al-Qur’an
Sakral! Luhah Rio Jayo Sungai Penuh Gelar Ritual Penurunan Benda Pusako
PT KMH Gelar Khitan Massal Gratis untuk 50Anak Kerinci
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:00 WIB

Polres Kerinci dan Kejari Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:53 WIB

Polda Jambi Bongkar Pembobolan Bank Jambi Rp144,82 Miliar

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:00 WIB

Bikin Bangga! Davin dan Gibran dari Kerinci Siap Gebrak Panggung Sepak Bola Nasional

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:00 WIB

Wako Alfin dan Bupati Monadi Dukung Penyatuan Lembaga Adat Kerinci

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Diawali Ritual Nyerau dan Mendingin Negroi

Berita Terbaru

3 FILM KOREA
YANG BIKIN BAPER

Lifestyle

3 Film Korea Romantis Terbaik, Temani Akhir Pekanmu

Rabu, 29 Jul 2026 - 23:30 WIB

Modus baru pembobolan M-Banking

Edukasi

Modus Baru Pembobolan M-Banking, Begini Cara Mencegahnya

Rabu, 29 Jul 2026 - 21:58 WIB