Target Pariwisata 2027 Naik, Kemenpar Minta Tambahan Dana

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenpar butuh anggaran Rp3 triliun

Kemenpar butuh anggaran Rp3 triliun

OKETRENDS.COM – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,99 triliun untuk tahun 2027. Usulan tersebut di ajukan karena pagu indikatif yang di terima kementerian sebesar Rp1,01 triliun di nilai belum mampu mendukung seluruh program pembangunan pariwisata secara optimal.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan kebutuhan ideal anggaran Kemenpar mencapai Rp3 triliun. Menurutnya, besaran anggaran tersebut di perlukan agar berbagai program strategis dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami menilai bahwa untuk dapat bekerja secara optimal serta memberikan dampak ekonomi yang maksimal bagi perekonomian nasional, Kementerian Pariwisata memerlukan anggaran sebesar 3 triliun rupiah,” ujar Widiyanti dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Pagu Indikatif Di nilai Belum Memadai

Widiyanti menjelaskan, Kemenpar saat ini memperoleh pagu indikatif sebesar Rp1,01 triliun untuk tahun anggaran 2027. Angka tersebut masih jauh di bawah kebutuhan ideal yang telah di hitung kementerian.

Baca Juga :  Cara Cek Penerima Bansos Juli 2026, PKH dan BPNT Mulai Cair

Karena itu, Kemenpar mengusulkan tambahan dana sebesar Rp1,99 triliun. Dengan tambahan tersebut, total anggaran yang di terima kementerian di harapkan dapat mencapai Rp3 triliun sesuai kebutuhan program yang telah di rencanakan.

Menurut Widiyanti, usulan tambahan anggaran tersebut bukan hal baru. Kementerian telah menyampaikannya dalam pembahasan trilateral meeting bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Keuangan.

“Sehingga dengan anggaran pagu indikatif sebesar 1,01 triliun, Kementerian Pariwisata mengajukan kebutuhan tambahan anggaran sebesar 1,99 triliun rupiah yang telah kami sampaikan dalam trilateral meeting dengan Bappenas dan Kementerian Keuangan,” katanya.

Kemenpar Soroti Paradoks Dukungan Anggaran

Widiyanti menilai penurunan anggaran menjadi tantangan tersendiri bagi sektor pariwisata nasional. Di satu sisi, pemerintah terus mendorong peningkatan target dan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian. Namun di sisi lain, dukungan anggaran justru mengalami penurunan.

Baca Juga :  7 Tempat di Bumi yang Mustahil Dikunjungi Manusia

Menurutnya, kondisi tersebut menciptakan paradoks yang perlu menjadi perhatian bersama. Pasalnya, sektor pariwisata selama ini menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta perolehan devisa negara.

Devisa Pariwisata Terus Tumbuh

Kemenpar mencatat devisa dari sektor pariwisata terus menunjukkan tren positif. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya dukungan anggaran yang memadai untuk menjaga momentum pengembangan sektor tersebut.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Widiyanti menegaskan kementeriannya tetap berkomitmen mengelola anggaran secara efektif dan tepat sasaran.

“Terlepas dari keterbatasan anggaran yang tersedia, Kementerian Pariwisata berkomitmen untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan dampak yang optimal bagi pembangunan sektor pariwisata,” ujarnya.

Tambahan anggaran tersebut diharapkan dapat memperkuat program pengembangan destinasi dan promosi wisata. Dana itu juga akan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta memperbesar kontribusi sektor pariwisata terhadap ekonomi nasional pada 2027. (ell/aph)

Penulis : ELL

Editor : ELL

Sumber Berita: RRI

Berita Terkait

Mau Umrah Tanpa Biro Travel? Ini Syarat dan Cara Daftar Mandiri
Kabut Asap Kepung Kalimantan, BMKG Tegaskan Kabut Kerinci Bukan Kiriman
Mengenal 4 Sistem Irigasi Pertanian, Mana yang Paling Efisien?
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 47 Orang Tewas dan 2.000 Warga Mengungsi
Kronologi Ledakan Rumah Mewah di Medan, 3 Orang Tewas
Prabowo Dirikan Universitas Baru. Ini Fungsi dan Tujuannya!
Profil Dody Hanggodo, Menteri PU yang Jadi Sorotan
BKN Izinkan ASN Naik Pangkat Melebihi Atasan
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 05:20 WIB

Mau Umrah Tanpa Biro Travel? Ini Syarat dan Cara Daftar Mandiri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Kabut Asap Kepung Kalimantan, BMKG Tegaskan Kabut Kerinci Bukan Kiriman

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Mengenal 4 Sistem Irigasi Pertanian, Mana yang Paling Efisien?

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 47 Orang Tewas dan 2.000 Warga Mengungsi

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:56 WIB

Kronologi Ledakan Rumah Mewah di Medan, 3 Orang Tewas

Berita Terbaru

Kebiasaan mengurangi lemak perut

Lifestyle

10 Kebiasaan Sederhana untuk Membantu Mengurangi Lemak Perut

Kamis, 27 Agu 2026 - 10:15 WIB

Banjir bandang perbatasan China Nepal

Internasional

Detik-Detik Horor Banjir Bandang Sapu China-Nepal

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:48 WIB

fenomena zero post Gen Z

Teknologi

Kenapa Gen Z Suka Scroll tapi Enggan Posting? Ini Fenomenanya

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:00 WIB